Jalaluddin Sampaikan Pesan Penting Dalam Rakor Bersama Kepala KUA
Tulang Bawang, Kemenag (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang melalui Seksi Bimbingan Masyrakat Islam menggelar Rapat koordinasi Bulanan bersama Kepala KUA yang dilaksanakan di Aula Taman Wisata Cakat Raya, Kamis (13/06/2024).
Rapat Koordinasi ini merupakan agenda rutin bulanan Seksi Bimas Islam dengan Kepala KUA Se-Kabupaten Tulang Bawang.
Rakor tersebut dipimpin secara langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang H. Jalaluddin yang dipandu oleh Kasi Bimas Islam H. Mujamil.
Kasi Bimas Islam Mujamil dalam mengawali sambutanya menjelaskan kepada Kepala KUA agar selalu berkomitmen dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan baik dan maksimal, mengingat KUA sendiri merupakan garda terdepan yang ikut menentukan baik buruknya eksistensi Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang di masyarakat.
"Dengan diadakannya rakor bulanan ini ada sebuah peningkatan kualitas pelayanan, bimbingan, dan pembinaan dibidang agama kepada masyrakat yang akan diterapkan oleh KUA di Kabupaten Tulang Bawang,” kata Mujamil.
Sementara itu dalam pengarahannya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang H. Jalaluddin mengatakan bahwa KUA memiliki beberapa aspek utama yang terkait dengan tugas dan tanggung jawab.
Pertama peningkatan kualitas layanan, Kepala Kemenag menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat, termasuk pelayanan pernikahan, konsultasi keagamaan, dan administrasi terkait agama.
Kedua digitalisasi layanan, pemanfaatan teknologi dalam pelayanan, seperti penerapan Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) dan aplikasi digital lainnya yang dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan KUA.
Ketiga peningkatan kompetensi SDM, pentingnya peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di KUA melalui pelatihan, workshop, dan pendidikan lanjutan untuk staf dan petugas KUA.
Keempat Pengawasan dan Evaluasi, Kepala Kemenag membahas pentingnya pengawasan dan evaluasi rutin terhadap kinerja KUA untuk memastikan semua proses berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Keenam penyuluhan dan pembinaan, pentingnya penyuluhan dan pembinaan masyarakat terkait isu-isu keagamaan, termasuk program-program pembinaan keluarga sakinah, bimbingan pranikah, dan penanganan konflik dalam rumah tangga.
Ketujuh inovasi dan kreativitas, dorongan untuk terus berinovasi dan berkreasi dalam pelayanan kepada masyarakat, mencari cara-cara baru yang lebih efektif dan efisien.
Kedelapan transparansi dan akuntabilitas, penekanan pada prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam semua kegiatan dan layanan yang diberikan oleh KUA.
Kesembilan penguatan moderasi beragama, Kepala Kemenag menekankan pentingnya penguatan moderasi beragama untuk menjaga kerukunan antar umat beragama dan mencegah radikalisme.
Lebih lanjut Jalaluddin mengatahkan bahwa "Untuk mensukseskan sembilan poin yang saya katakan diawal tadi, maka perlunya memgimplementasikan nilai nilai dasar ASN berakhlak yaitu berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompetensi, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaborasi,” pungkasnya


Facebook Comments